MUSLIMAH-Ketika anak terlihat agresif dan memiliki perangai kasar, ibu harus waspada.

Bagi orangtua, memiliki anak yang pemarah tentu membuat stres. Terlebih lagi jika anak kian besar, dan ibu banyak mendapat komplain akibat anak suka memukul dan melakukan kekerasan lain terhadap saudara atau temannya.

Apa yang harus ibu lakukan?

Pertama, segera cari tahu apa yang menyebabkan kemarahannya. Jika ibu sudah tahu, berusahalah untuk berempati, memahami kemarahannya. Apakah itu karena perasaan tertekan atau sekolah yang memberatkannya, atau justru sikap orangtua yang menjadi penyebabnya.

Kedua, ibu harus memecahkan masalah yang membuat anak menjadi pemarah. Jangan biarkan berlarut-larut.

Ketiga, jika sikap pemarah anak semakin menjadi-jadi dan makin sulit diatasi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog anak. Jalankan terapi anger management sejak dini agar anak dapat mengontrol emosinya.

Ibu, jangan pernah absen mendoakan anak setiap setelah salat, setelah membaca alquran, dan selalu lantunkan dzikir agar hati anak melunak.