foto sekadar ilustrasi

MUSLIMAH-Obrolan di whatsapp chat room ‘menghangat’. Gara-garanya, seorang teman bercerita baru saja melihat seorang muslimah berjilbab merokok di sebuah kafe….

Keren? Ah, its so last year. Yang sedang menjadi tren dan memang sangat dibutuhkan oleh manusia masa kini adalah gaya hidup sehat. Karena kondisi bumi dan iklim tak lagi ramah, maka healthy and green life menjadi keharusan untuk mensyukuri sekaligus menikmati hidup.

Tentang merokok, para ahli medis bersepakat bahwa batang nikotin itu merupakan pembunuh yang tidak pandang bulu karena bahayanya bahkan dapat menyerang para perokok pasif. Dahsyat bukan? Tak merokok tapi bisa terbunuh oleh rokok.

Terlebih dalam Islam, Allah Swt. berfirman, “…Janganlah kamu menjatuhkan dirimu dalam kebinasaan….” (QS. Al-Baqarah: 195)

Jelaslah bahwa merokok adalah perbuatan negatif, makruh hukumnya (bahkan MUI mengeluarkan fatwa haram meski dalam proses penetapannya terjadi perbedaan pendapat), lebih banyak mudharatnya, dan tidak membawa kemuliaan bagi muslim yang melakukannya.

Sedangkan menutup aurat dengan berjilbab adalah perintah Allah bagi setiap perempuan muslim. Ketika seorang muslimah sudah yakin menaati perintah Allah untuk menutup aurat, insya Allah, Allah Swt. akan meyakinkan muslimah tersebut untuk berhenti merokok. Niat berjilbab jangan sampai dinodai keragu-raguan untuk ber”hijrah” secara komprehensif menuju ketakwaan.