MUSLIMAH-Siapa tak kenal Allah, maka hidupnya akan dipenuhi maksiat.

Tak kenal maka tak sayang, begitu kata pepatah. Bagaimana kita bisa menyayangi seseorang jika kita tidak mengenalnya dengan baik. Tidak mengetahui betapa orang tersebut memiliki sejumlah kebaikan dalam dirinya.

Apalagi terhadap Allah. Sebagai hamba-Nya, wajib bagi kita untuk mengenal Allah. Mengenal asmaul husna, mengenal kasih sayang-Nya yang tak terbatas kepada sesama manusia, agar mengetahui betapa meruginya kita bila tidak mendekat pada-Nya.

Apa akibatnya jika kita tidak mengenal Allah?

Yang terjadi adalah hidup kita akan dipenuhi maksiat. Kehidupan kita di dunia bukan menjadi barakah, malah menjadi musibah. Hidup berfoya-foya, akrab dengan pergaulan bebas, menikmati riba, dan tidak memperhatikan penghasilan hidup yang halal. Yang dipentingkan adalah kesenangan duniawi. Kepentingan yang diperhatikan hanyalah apa yang terjadi dunia. Akhirat? Tidak pernah terpikirkan. Akhirat nanti saja jika usia sudah menua, begitu pikir kita. Bahkan, jika memang saat tua masih bisa bersenang-senang, mengapa tidak?

Yang terjadi adalah kita hanya mampu menikmati sesaat segala kesenangan tersebut. Ketika kita tidak mau mengenal Allah, kita tak akan memiliki bekal untuk kehidupan abadi di akhirat kelak. Kita tidak dapat mencicipi nikmatnya surga yang dijanjikan Allah bagi hamba-hamba-Nya yang beriman, berislam, dan beramal saleh. Ya, karena kita hanya diperkenankan menikmati surga dunia yang semu dan sementara.