MUSLIMAH-Ketika kita merendahkan diri kita, tak akan ada hal yang mampu membuat kita terlihat baik.

Ketika kita kehilangan kepercayaan diri, kita akan sulit melakukan apapun dengan baik. Dan keterpurukan kita pun akan terpancar melalui aura wajah dan bahasa tubuh. Walhasil, orang-orang pun akan merasa tidak nyaman saat berinteraksi dengan kita. Energi mereka seolah terkuras oleh atmosfer negatif yang menaungi kita.

Sebagai pekerja profesional, krisis kepercayaan diri bisa terjadi manakala kita melakukan kesalahan dalam tugas. Entah itu sudah terjadi berkali-kali, atau hanya terjadi sekali tapi fatal akibatnya. Kegagalan tersebut membuat kita merasa tidak mampu lagi berkontribusi untuk perusahaan.

Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi krisis kepercayaan diri?

Pertama, kita harus mampu memahami bahwa kegagalan adalah proses untuk belajar dan bangkit dengan kemampuan baru. Kita harus mampu menantang diri sendiri untuk secepatnya move on, menjadi pribadi baru yang lebih berkualitas.

Proses penyadaran diri itu harus mendapat dari orang-orang terdekat yang memahami karakter kita, hingga bisa menambah kekuatan kita untuk bangkit. Dengan demikian, mereka pun dapat memberikan masukan agar kita bisa kembali mengukir masa depan dengan indah.