Bumbu Masakan Jepang Haram

Apabila Anda sedang berkunjung ke jepang, Anda harus lebih hati-hati dalam memilih bahan makanan dan bumbu yang dijual di Jepang. Karena bumbu atau bahan tersebut tidak semua memiliki bahan halal untuk Anda gunakan. Tetapi, juga tak semua bahan makanan berlabel haram, sebab ada beberapa bahan makanan yang berlabel halal.

Supaya aman, ada baiknya untuk Anda mencari bahan makan yang disediakan atau produksi dari Indonesia langsung, sehingga Anda aman menggunakannya.

Dan berikut ini merupakan bumbu masakan Jepang haram, yang kami rangkum untuk Anda :

Alkohol

Alkohol sudah sangat jelas haram untuk dikonsumsi, namun tetap saja dapat di temui pada makanan Jepang.  Dan beberapa makanan Jepang yang tetap menggunakan alkohol  sebagai campuran bumbu masak yaitu antara lain seperti shoyuu, cuka, dan juga minuman.

Kaldu

Kaldu merupakan hasil sari  dari tulang, daging atau sayuran yang telah direbus sebelumnya. Untuk masakan Jepang kaldu merupakan bumbu masakan Jepang  haram sebab pada umumnya menggunakan tulang atau daging yang merupakan tulang dan daging dari babi.  Kaldu ini biasanya digunakan untuk membuat sup atau snack jepang

Sake

Sake  adalah istilah minuman yang berasal dari Jepang dan terbuat dari beras yang difermentasi yang dicuci, direndam dengan air,lalu  dikukus, dan kemudian didinginkan dengan kadar alcohol 15 %. Sake memiliki Aroma yang khas, dan rasanya yang sedikit asam dan juga manis.

Wine

Wine atau anggur merupakan minuman yang terbuat dari buah anggur alami. Disebut dengan nama wine dan merupakan sebab k mengandung alkohol yang berkisar antara 8%  hingga 15%. Untuk masakan Jepang dbisa dengan mudah ditemui umumnya pada coklat dan juga kue, jadi sangat jelas jika wine merupakan bumbu masakan Jepang haram yang  dilarang untuk dikonsumsi.

Babi (buta)

Babi atau pork meupakan bahan makanan jepang yang sangat jelas untuk haram dikonsumsi,  sebab hewan tersebut dalam agama Islam sangat diharamkan untuk dikonsumsi. Dalam makanan Jepang babi/pork bisa dengan mudah  ditemui pada makanan seperti ramen, kare, mie, dan juga soba,tidak ketinggalan juga dalam beberapa snack juga terdapat Babi.

Selain itu juga khamr  seperti wine, alcohol atau sake yang bercampur dengan najis haram hukumnya seperti  firman Allah menjelaskan :

“Hai orang-orang yang beriman!Sesungguhnya  dengan khamr (meminum),berjudi, dan mengadu nasib dengan undian (panah) adalah rijis merupakan perbuatan setan. Oleh karena itu, jauhilah  perbuatan-perbuatan  maksiat tersebut supaya kamu memperoleh keuntungan” (QS Al-Ma’idah [5]: 90)

Dan ada beberapa bahan pengganti yang cocok untuk bumbu masakan Jepang haram yang bisa Anda jadikan sebagai bumbu alternative seperti :

Sake atau mirim diganti dengan jus apel

Jus anggur atau jus aple yang diberi perasan air jeruk lemon dan tambahan gula pasir, akan membuat bumbu tersebut memiliki rasa sama halnya dengan sake atau mirim

Shoyu diganti dengan kecap asin local

Shoyu bisa diganti dengan kecap asin local yang diencerkan, atau bisa juga kecap ikan apabila ingin rasa yang lebih gurih

Nasi jepang diganti nasi biasa

Nasi jepang bisa diganti dengan nasi biasa yang dicampur dengan beras ketan putih dengan ukuran tertentu. Apabila ingin digunakan sebagai  bahan sushi, Anda bisa menambahkan cuka, garam dan juga gula

Cuka beras diganti dengan cuka apel

Cuka beras bisa diganti dengan cuka apel dengan kadar asam yang rendah

Nah, itulah beberapa bumbu masakan Jepang haram yang tidak layak untuk dikonsumsi oleh para umat muslim. Jadi,ada baiknya untuk Anda lebih berhati-hati dalam memilih bumbu masak. Semoga bermanfaat.